Do you remember your favorite book from childhood?
Saat SD aku bersekolah di sebuah sekolah Katolik yang cukup bergengsi pada masanya. Sekolah tersebut memiliki fasilitas cukup lengkap, mulai dari segala jenis lapangan indoor maupun outdoor, kantin super besar yang ada di dalam maupun luar sekolah, taman bermain yang lumayan luas, taman-taman yang dipenuhi berbagai bunga dan tanaman cantik, juga perpustakaan yang cukup besar dengan ribuan pilihan buku yang tertata rapih sesuai dengan genre dan tema bukunya.
Tentu saja sebagai anak SD, komik merupakan tujuan utamaku setiap kali datang ke perpustakaan. Hampir setiap minggu kupinjam empat sampai lima komik untuk kubaca setibanya di rumah.
Komik yang paling sering kubaca di perpustakaan ataupun kupinjam untuk kubaca di rumah adalah Seri Tokoh Dunia.

Di atas ini kira-kira rupa bukunya. Setiap buku menceritakan kisah yang berbeda, tentang masa kecil dan kisah hidup para tokoh dunia. Dibalut dengan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti, ada pula bagian yang dipadu humor jenaka.
Masih teringat jelas kisah Thomas Alfa Edison yang harus gagal berulang kali sebelum menemukan bola lampu, bahkan laboratoriumnya harus sampai hangus terbakar. Ada kisah Albert Einstein yang pernah dikeluarkan dari sekolah karena dinilai terlalu bodoh oleh gurunya. Namun, saat Einstein bertanya kenapa harus pindah sekolah, ibunya menjelaskan kepadanya bahwa guru tersebut hanya tidak mampu mendidik anak cerdas sepertinya. Masih sangat banyak kisah lainnya.
Begitu ringan bahasa yang digunakan sehingga rasanya aku kenal dekat dengan para tokoh tertersebut.
Tanpa kusangka dari semua cerita tokoh dunia yang telah kubaca, banyak membawa dampak positif sampai aku dewasa. Pengalaman gagal, kecewa, dikucilkan, dibully, sampai dilecehkan pernah aku alami saat kecil, namun berhasil aku hadapi dengan cukup bijak berkat contoh-contoh luar biasa yang kubaca di masa kecil dulu.
Terima kasih hey para tokoh dunia!